“Dahulu kala”, email sempat menjadi sarana penyebaran virus yang paling efektif dan dominan. Dari virus Melissa, I Love You, Sircam, Nimda dan Klez yang semuanya merupakan jawara virus pada zamannya semuanya memanfaatkan email sebagai sarana utama untuk menyebarkan dirinya. Hal ini disebabkan karena email secara de facto sudah menjadi sarana komunikasi yang handal, efisien dan dimiliki oleh banyak pengguna internet. Dapat dikatakan email pada zamannya sudah menjadi killer application di internet. Namun seiring dengan perkembangan internet yang sangat cepat, khususnya web 2.0 dan Smartphone, kelihatannya email sudah mendapatkan pesaing . Ibarat serangan K-Pop yang pelan secara sangat cepat menjalari seluruh penggemar lagu ABG masa kini, malware kini mulai rame-rame beralih mengeksploitasi Facebook dan OS Android. Namun, jangan remehkan email karena secara de facto, email merupakan alat komunikasi resmi yang diakui oleh korporat dan saat ini kelihatannya korporat belum ada yang menggantikan alamat emailnya dengan alamat Facebooknya. Pada artikel di bawah ini, terlihat bahwa pembuat virus yang memanfaatkan email untuk menyebarkan dirinya ternyata juga sadar akan kondisi hari ini dan selain memanfaatkan html, virus yang terdeteksi oleh G Data sebagai JS.Redirector ini mengeksploitasi celah keamanan Adobe Acrobat dan tidak tanggung-tanggung 4 celah Adobe Acrobat. Adapun email yang memalsukan dirinya seakan-akan dari Xerox ini adalah sebagai berikut : (lihat gambar 1 di bawah)
======Contoh Email======
Please open the attached document. It was scanned and sent
to you using a Xerox WorkCentre Pro.
Sent by: JACQULINE
Number of Images: 8
Attachment File Type: .HTML [Internet Explorer Format]
Xerox WorkCentre Location: machine location not set
Device Name: XEROX5378OD1ID056
======Akhir dari contoh email======
Gambar 1, Redirector yang menyebar melalui email dalam lampiran .htm
Redirector akan datang sebagai email yang dikirimkan secara otomatis oleh "Xerox WorkCentre Pro" dan menyertakan lampiran file htm. Karena menyamarkan diri dalam lampiran .htm, program email gratis Gmail yang terkenal konservatif dalam memblok lampiran email bervirus (dimana lampiran .zip dan .rar yang berpassword sekalipun diblok oleh mailserver Gmail) meloloskan lampiran .htm ini. Padahal jika dijalankan ia akan mengeksekusi rutin instalasi virus.
Jika anda mendapatkan e-mail tersebut, sebaiknya anda perlu berhati-hati karena Vaksincom telah mendeteksi varian ini yang menyebar dengan cepat sejak Februari dan teridentifikasi oleh G Data Antivirus sebagai Trojan JS:Redirector-PV, JS:Trojan.JS.Agent.AT atau JS:Pdfka-gen. (lihat gambar 2 dan 3)
Gambar 2, G Data Antivirus mendeteksi virus ini sebagai JS:Trojan.JS.Agent.AT
Gambar 3, Nama lain virus ini adalah JS:Pdfka.gen atau JS:Redirector.PV
======Contoh Email======
Please open the attached document. It was scanned and sent
to you using a Xerox WorkCentre Pro.
Sent by: JACQULINE
Number of Images: 8
Attachment File Type: .HTML [Internet Explorer Format]
Xerox WorkCentre Location: machine location not set
Device Name: XEROX5378OD1ID056
======Akhir dari contoh email======
Gambar 1, Redirector yang menyebar melalui email dalam lampiran .htm
Redirector akan datang sebagai email yang dikirimkan secara otomatis oleh "Xerox WorkCentre Pro" dan menyertakan lampiran file htm. Karena menyamarkan diri dalam lampiran .htm, program email gratis Gmail yang terkenal konservatif dalam memblok lampiran email bervirus (dimana lampiran .zip dan .rar yang berpassword sekalipun diblok oleh mailserver Gmail) meloloskan lampiran .htm ini. Padahal jika dijalankan ia akan mengeksekusi rutin instalasi virus.
Jika anda mendapatkan e-mail tersebut, sebaiknya anda perlu berhati-hati karena Vaksincom telah mendeteksi varian ini yang menyebar dengan cepat sejak Februari dan teridentifikasi oleh G Data Antivirus sebagai Trojan JS:Redirector-PV, JS:Trojan.JS.Agent.AT atau JS:Pdfka-gen. (lihat gambar 2 dan 3)
Gambar 2, G Data Antivirus mendeteksi virus ini sebagai JS:Trojan.JS.Agent.AT
Gambar 3, Nama lain virus ini adalah JS:Pdfka.gen atau JS:Redirector.PV